Buah Ini Banyak Mengandung Vitamin C
Vitamin C mempunyai berbagai manfaat dalam kehidupan kita. Berikut ini buah yang mengandung vitamin C yang tinggi. Simak penjelasan berikut ini.
1. Stroberi
Satu cangkir stroberi (152 gram) dapat menyediakan 89 mg vitamin C atau mampu memenuhi kebutuhan vitamin C harian 99 persen tidak hanya vitamin C, stroberi juga mengandung nutrisi lain yang berguna untuk kesehatan, seperti mangan, flavonoid, Folat, dan antioksidan penelitian telah menunjukkan bahwa karena kandungan antioksidannya yang tinggi, stroberi dapat membantu mencegah kanker, penyakit pembuluh darah, demensia dan diabetes. Sebuah penelitian di 27 orang dengan sindrom metabolik menemukan bahwa makan stroberi beku kering setiap hari (setara dengan 3 cangkir segar) dapat mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Pada akhir penelitian selama delapan minggu, kadar kolesterol mereka yang buruk (LDL) telah menurun sebesar 11 persen, sedangkan tingkat penandaan peradangan pembuluh darah VCAM mengalami penurunan sebesar 18 persen.
2. Oranye
Satu buah oranye berukuran sedang dapat menyediakan 70 mg vitamin C atau cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian mencapai 78 persen. Berbagai jenis jeruk yang kamu konsumsi juga dapat membantu kamu memenuhi kebutuhan vitamin C. Misalnya, setengah grapefruit mengandung 44 mg vitamin C, jeruk mandarin mengandung 24 mg vitamin C, dan satu kapur mengandung 13 mg vitamin C.
Tipe sayuran yang mengandung vitamin C tinggi
3. cabai
Satu cabai hijau besar dapat mengandung 109 mg vitamin C atau mampu memenuhi persyaratan harian vitamin C hingga 121 persen. Sebagai perbandingan, satu cabai merah dapat menghasilkan vitamin C 65 mg atau kebutuhan sehari-hari yang cukup 72 persen. Tidak hanya mengandung vitamin C yang tinggi, cabai juga kaya akan capsaicin, senyawa yang bertanggung jawab untuk panas. Capsaicin juga dapat mengurangi rasa sakit dan peradangan. Ada juga bukti hasil penelitian yang mengatakan bahwa sekitar satu sendok makan (10 gram) bubuk cabai merah yang kita makan dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak pada tubuh kita.
4. Yellow Paprika.
Kandungan vitamin C di paprika dapat meningkat seiring kenaikan sayuran ini. Hanya setengah cangkir (75 gram) paprika kuning, dapat menyediakan 137 mg vitamin C atau mampu memenuhi persyaratan vitamin C harian hingga 152 persen. Nomor ini telah dua kali lipat dari kandungan vitamin C dalam paprika hijau. Mengkonsumsi vitamin C juga berguna untuk kesehatan mata dan dapat membantu mencegah penyakit katarak. Sebuah studi tentang lebih dari 300 wanita menemukan bahwa mereka yang asupan vitamin C yang lebih tinggi memiliki risiko 33 persen lebih rendah untuk pengembangan katarak, dibandingkan dengan mereka yang asupannya adalah yang terendah.
5. Bayam Mustard
Satu cangkir mustard mentah menyediakan 195 mg vitamin C atau mampu memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebesar 217 persen. Meskipun panas masakan dapat mengurangi kandungan vitamin C dalam makanan, satu cangkir bayam mustard yang dimasak masih menyediakan 117 mg vitamin C. Seperti banyak sayuran hijau gelap lainnya, mustard bayam juga kaya akan vitamin A, kalium, kalsium, Mangan, serat, dan folat.
6. Sayuran Kale
Sebuah cangkir kale mentah cincang dapat menyediakan 80 mg vitamin C atau mampu memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebesar 89 persen. Sayuran ini juga dapat memasok vitamin K dalam jumlah tinggi dan lutein dan zeaxanthin karotenoid. Sementara itu, satu cangkir kale dewasa dapat menyediakan 53 mg vitamin C atau memenuhi kebutuhan 59
7. Brokoli
Setengah cangkir yang dimasak brokoli dapat menyediakan 51 mg vitamin C atau mampu memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 57 persen. Sejumlah penelitian observasional telah menunjukkan hubungan yang mungkin terjadi antara makan banyak sayuran yang kaya vitamin C dapat mengurangi stres oksidatif, meningkatkan kekebalan dan mengurangi risiko kanker terhadap penyakit jantung. Sementara itu, studi acak untuk memberi 27 pria muda perokok memiliki berat 250 gram brokoli kukus yang mengandung 146 mg vitamin C setiap hari. Setelah sepuluh hari, penanda inflamasi protein C-reaktif mereka menurun sebesar 48 persen.

Komentar
Posting Komentar