Vitamin C mempunyai banyak khasiat. Mari kita mengkonsumsi buah yang kaya akan vitamin C. Berikut ini Buah yang kaya akan Vitamin C.
Kiwi berukuran satu kali dapat mengemas 71 mg vitamin C atau mampu memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 79 persen. Sebuah studi terhadap 30 orang sehat berusia 20-51 menemukan bahwa makan 2-3 kiwi setiap hari selama 28 hari dapat mengurangi kekakuan trombosit darah sebesar 18 persen dan mengurangi trigliserida dengan 15 peren. Dengan demikian, Kiwi berguna untuk mengurangi risiko pembekuan darah dan stroke. Studi lain dari 14 pria dengan defisiensi vitamin C menemukan bahwa makan dua Kiwi setiap hari selama empat minggu meningkatkan aktivitas sel darah putih sebesar 20 persen. Kadar vitamin C dalam darah menjadi normal setelah satu minggu, setelah kenaikan 304 persen.
Satu lemon mentah, termasuk kulit dapat menyediakan 83 mg vitamin C atau dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian 92 persen. Vitamin C dalam jus lemon yang kamu konsumsi juga berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh kita .
One LECI menyediakan hampir 7 mg vitamin C atau mampu memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebesar 7,5 persen. Sementara satu cangkir Lychee dapat memenuhi kebutuhan vitamin C 151 persen harian. Buah ini memang dapat menyediakan cukup banyak vitamin C yang berguna untuk sintesis kolagen dan kesehatan pembuluh darah.
Sebuah studi observasional pada tahun 196.000 orang menemukan bahwa mereka dengan asupan vitamin C tertinggi memiliki pengurangan 42 persen risiko stroke. Tidak hanya vitamin C, LECI juga mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6, yang menguntungkan otak, jantung, dan pembuluh darah.
Kesemek adalah buah oranye yang menyerupai tomat. Buah ini memiliki banyak varietas. Satu kesemek diketahui mengandung 16,5 mg vitamin C atau mampu memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebesar 18 persen.
Satu cangkir (145 gram) pepaya dapat menyediakan 87 mg vitamin C atau 97 persen dari kebutuhan vitamin C harian. Tidak hanya meningkatkan resistensi tubuh, vitamin C juga dapat digunakan untuk membantu memori dan memiliki efek anti-inflamasi yang kuat di otak. Dalam sebuah penelitian, 20 orang dengan Alzheimer ringan diberi ekstrak pepaya selama enam bulan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan peradangan dan pengurangan 40 persen dalam stres oksidatif.
Komentar
Posting Komentar